Putusan Mahkamah Konstitusi
Showing 1481 to 1490 of 5112 items
Nomor 119/PUU-XX/2022
| Pokok Perkara | : | Pengujian Materiil Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran |
| Pemohon | : | dr. Gede Eka Rusdi Antara, dr. Made Adhi Keswara, dr. Heryani HS Parewasi, M.Kes., Sp.OG., dr. A. Wahyudi Pababbari, Sp.PD., dan Dwi Bagas Andika |
| Amar Putusan | : | Menolak permohonan para Pemohon untuk seluruhnya. |
| Jenis Amar Putusan | : | Ditolak |
| Tanggal Putusan | : | 31 Januari 2023 |
| File Pendukung | : | Dokumen Putusan |
Nomor 118/PUU-XX/2022
| Pokok Perkara | : | Pengujian Materiil Kitab Undang-Undang Hukum Pidana |
| Pemohon | : | Juliana Helemayana (Pemohon I) dan Asril (Pemohon II) |
| Amar Putusan | : | 1. Mengabulkan permohonan para Pemohon untuk sebagian. 2. Menyatakan Pasal 79 angka 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana (Diumumkan pada tanggal 26 Pebruari 1946) bertentangan dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat secara bersyarat sepanjang tidak dimaknai, “mengenai pemalsuan atau perusakan mata uang, tenggang mulai berlaku pada hari sesudah barang yang dipalsu atau mata uang yang dirusak diketahui, digunakan, dan menimbulkan kerugian”. Sehingga, Pasal 79 angka 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana (Diumumkan pada tanggal 26 Pebruari 1946) yang semula berbunyi “Tenggang daluwarsa mulai berlaku pada hari sesudah perbuatan dilakukan, kecuali dalam hal-hal berikut: 1. mengenai pemalsuan atau perusakan mata uang, tenggang mulai berlaku pada hari sesudah barang yang dipalsu atau mata uang yang dirusak digunakan” menjadi selengkapnya berbunyi, “Tenggang daluwarsa mulai berlaku pada hari sesudah perbuatan dilakukan, kecuali dalam hal-hal berikut: 1. mengenai pemalsuan atau perusakan mata uang, tenggang mulai berlaku pada hari sesudah barang yang dipalsu atau mata uang yang dirusak diketahui, digunakan, dan menimbulkan kerugian.” 3. Memerintahkan pemuatan putusan ini dalam Berita Negara Republik Indonesia sebagaimana mestinya. 4. Menolak permohonan para Pemohon untuk selain dan selebihnya. 32 |
| Jenis Amar Putusan | : | Dikabulkan |
| Tanggal Putusan | : | 31 Januari 2023 |
| File Pendukung | : | Dokumen Putusan |
Nomor 117/PUU-XX/2022
| Pokok Perkara | : | Pengujian Materiil Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum terhadap UUD 1945 |
| Pemohon | : | Muchdi Purwopranjono (selaku Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat) dan Fauzan Rachmansyah (selaku Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat) dari Partai Berkarya |
| Amar Putusan | : | Menolak permohonan Pemohon untuk seluruhnya. ------------------------------------------------------------------------- 42 |
| Jenis Amar Putusan | : | Ditolak |
| Tanggal Putusan | : | 31 Januari 2023 |
| File Pendukung | : | Dokumen Putusan |
Nomor 115/PUU-XX/2022
| Pokok Perkara | : | Pengujian Materiil Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 56 Tahun 2008 tentang Pembentukan Kabupaten Tambrauw Di Provinsi Papua Barat |
| Pemohon | : | Hermus Indou (Bupati Manokwari), selaku Pemohon I dan Edi Budoyo (Wakil Bupati Manokwari), selaku Pemohon II |
| Amar Putusan | : | Menolak permohonan Pemohon untuk seluruhnya. |
| Jenis Amar Putusan | : | Ditolak |
| Tanggal Putusan | : | 31 Januari 2023 |
| File Pendukung | : | Dokumen Putusan |
Nomor 109/PUU-XX/2022
| Pokok Perkara | : | Pengujian Materiil Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban |
| Pemohon | : | Muh. Ibnu Fajar Rahim |
| Amar Putusan | : | Menolak permohonan Pemohon untuk seluruhnya. ------------------------------------------------------------------------- |
| Jenis Amar Putusan | : | Ditolak |
| Tanggal Putusan | : | 31 Januari 2023 |
| File Pendukung | : | Dokumen Putusan |
Nomor 105/PUU-XX/2022
| Pokok Perkara | : | Pengujian Materiil Undang - Undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan |
| Pemohon | : | Teguh Boediyana (Pemohon I), Gun Gun Muhamad Lutfi Nugraha (Pemohon II), Ferry Kusmawan (Pemohon III), dan Irfan Arif (Pemohon IV) |
| Amar Putusan | : | Menolak permohonan para Pemohon untuk seluruhnya. |
| Jenis Amar Putusan | : | Ditolak |
| Tanggal Putusan | : | 31 Januari 2023 |
| File Pendukung | : | Dokumen Putusan |
Nomor 86/PUU-XX/2022
| Pokok Perkara | : | Pengujian Materiil Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana) |
| Pemohon | : | Robiyanto |
| Amar Putusan | : | Menolak permohonan Pemohon untuk seluruhnya. |
| Jenis Amar Putusan | : | Ditolak |
| Tanggal Putusan | : | 31 Januari 2023 |
| File Pendukung | : | Dokumen Putusan |
Nomor 75/PUU-XX/2022
| Pokok Perkara | : | Pengujian Materiil Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan |
| Pemohon | : | Muhayati, Een Sunarsih, Dewiyah, Kurniyah, dan Sumini |
| Amar Putusan | : | Mengadili, Menolak permohonan para Pemohon untuk seluruhnya. |
| Jenis Amar Putusan | : | Ditolak |
| Tanggal Putusan | : | 31 Januari 2023 |
| File Pendukung | : | Dokumen Putusan |
Nomor 24/PUU-XX/2022
| Pokok Perkara | : | Pengujian Materiil Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan |
| Pemohon | : | E. Ramos Petege |
| Amar Putusan | : | Menolak permohonan Pemohon untuk seluruhnya. ---------------------------------------------------------------------------- |
| Jenis Amar Putusan | : | Lainnya |
| Tanggal Putusan | : | 31 Januari 2023 |
| File Pendukung | : | Dokumen Putusan |
Nomor 116/PUU-XX/2022
| Pokok Perkara | : | Pengujian Materil Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan |
| Pemohon | : | Bonatua Silalahi (Pemohon I) dan PT. Bina Jasa Konstruksi (Pemohon II) |
| Amar Putusan | : | : 1. Mengabulkan penarikan kembali permohonan para Pemohon; 4 2. Menyatakan Permohonan Nomor 116/PUU-XX/2022 perihal pengujian konstitusionalitas Pasal 1 angka 6, Pasal 7, Pasal 13, dan Penjelasan Pasal 13 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5234) terhadap Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 ditarik kembali; 3. Menyatakan para Pemohon tidak dapat mengajukan kembali permohonan a quo; 4. Memerintahkan Panitera Mahkamah Konstitusi untuk mencatat perihal penarikan kembali Permohonan Nomor 116/PUU-XX/2022 dalam Buku Registrasi Perkara Konstitusi Elektronik (e-BRPK) dan mengembalikan salinan berkas permohonan kepada para Pemohon. |
| Jenis Amar Putusan | : | Ditarik Kembali |
| Tanggal Putusan | : | 31 Januari 2023 |
| File Pendukung | : | Dokumen Putusan |